Jakarta, LayarNarasi.Com – Warga Jatinegara, Jakarta Timur, buat heboh oleh peristiwa jatuhnya seorang balita dari lantai dua sebuah rumah. Insiden tersebut terjadi saat korban diduga tinggal orang tuanya dalam waktu singkat. Peristiwa ini langsung menyita perhatian warga sekitar yang mendengar suara benturan keras dari arah rumah tersebut.
Menurut keterangan saksi di lokasi, balita itu jatuh ke area luar rumah dan langsung menangis keras. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan pertama dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keluarga serta aparat setempat. Beberapa warga tampak panik dan berusaha menenangkan korban sebelum bantuan medis tiba.
Balita tersebut kemudian segera larikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini, kondisi korban dilaporkan dalam penanganan tenaga kesehatan, dan pihak keluarga terus mendampingi proses perawatan. Kejadian ini menyisakan rasa prihatin sekaligus kekhawatiran di tengah masyarakat sekitar.
Diduga Ditinggal Orang Tua, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pihak kepolisian setempat membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan tengah melakukan penyelidikan awal untuk mengetahui kronologi kejadian secara pasti. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari orang tua korban, saksi mata, serta pihak-pihak terkait guna memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam peristiwa ini.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa orang tua korban meninggalkan balita tersebut untuk keperluan tertentu, sehingga anak berada tanpa pengawasan orang dewasa. Namun, polisi menegaskan bahwa proses penyelidikan lakukan secara hati-hati dan mengedepankan prinsip perlindungan anak.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap anak usia balita, terutama di lingkungan rumah bertingkat. Balita berada dalam fase aktif bergerak dan belum memahami risiko bahaya di sekitarnya, sehingga membutuhkan pengawasan penuh setiap saat.
Psikolog anak dan pemerhati perlindungan anak menilai kejadian seperti ini kerap terjadi akibat kurangnya sistem pengamanan rumah, seperti jendela tanpa teralis, pagar balkon rendah, atau pintu yang mudah akses anak. Mereka menyarankan agar orang tua memastikan lingkungan rumah aman sebelum meninggalkan anak, meski hanya dalam waktu singkat.
Warga Jatinegara berharap balita tersebut segera pulih dan kejadian serupa tidak terulang. Masyarakat juga imbau untuk saling peduli dan segera bertindak jika melihat anak berada dalam situasi berbahaya tanpa pengawasan.
Kasus balita jatuh dari lantai dua ini menjadi pelajaran penting bahwa keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, lingkungan, hingga pemerintah. Pengawasan, edukasi, dan sistem pengamanan rumah menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan yang dapat mengancam nyawa anak.
