Jakarta, LayarNarasi.Com – Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook kembali menjadi sorotan publik setelah jaksa penuntut umum menegur keras salah satu saksi. Teguran tersebut terlontar saat saksi nilai bersikap tidak serius dan tampak tersenyum di tengah proses persidangan. Ucapan jaksa, “Nggak usah cengengesan, Bos!”, sontak menarik perhatian dan menjadi perbincangan luas.
Peristiwa ini terjadi di ruang sidang saat jaksa tengah menggali keterangan saksi terkait peran dan tanggung jawabnya dalam pengadaan perangkat Chromebook. Sikap saksi yang anggap tidak menghormati proses hukum membuat jaksa langsung mengambil tindakan tegas agar persidangan berjalan dengan tertib dan bermartabat.
Teguran Jaksa di Tengah Sidang yang Memanas
Jaksa penuntut umum menilai sikap saksi tidak mencerminkan keseriusan dalam memberikan keterangan. Saat pertanyaan penting ajukan, saksi justru terlihat tersenyum dan terkesan santai. Hal ini memicu reaksi keras dari jaksa yang mengingatkan bahwa persidangan bukan tempat untuk bersikap main-main.
Teguran tersebut bertujuan menjaga wibawa pengadilan dan memastikan saksi memberikan keterangan secara jujur dan fokus. Jaksa juga menegaskan bahwa setiap pernyataan saksi memiliki konsekuensi hukum, sehingga harus disampaikan dengan penuh tanggung jawab.
Hakim yang memimpin sidang turut mengingatkan saksi agar menghormati proses hukum dan bersikap sopan selama persidangan berlangsung. Sidang kemudian lanjutkan setelah suasana kembali kondusif, meski ketegangan masih terasa di ruang sidang.
Sorotan Publik dan Pentingnya Etika di Persidangan
Insiden teguran jaksa ini langsung menyebar luas dan menuai berbagai tanggapan dari masyarakat. Banyak pihak mendukung sikap tegas jaksa karena nilai penting untuk menjaga marwah hukum. Publik menilai bahwa saksi dalam kasus besar, apalagi yang menyangkut anggaran negara, seharusnya menunjukkan sikap kooperatif dan serius.
Pengamat hukum menilai kejadian ini sebagai pengingat bahwa etika di persidangan merupakan hal yang tidak bisa abaikan. Sikap tubuh, ekspresi wajah, dan cara menjawab pertanyaan dapat memengaruhi penilaian hakim dan jaksa terhadap kredibilitas saksi.
Kasus Chromebook sendiri menjadi perhatian karena menyangkut pengadaan teknologi pendidikan dengan nilai besar. Oleh karena itu, setiap keterangan saksi sangat krusial untuk mengungkap fakta dan memastikan ada atau tidaknya penyimpangan dalam proses tersebut.
Teguran jaksa tersebut juga menunjukkan bahwa aparat penegak hukum tidak akan mentoleransi sikap yang anggap meremehkan persidangan. Ke depan, kejadian ini harapkan menjadi pelajaran bagi para saksi agar lebih menghargai proses hukum dan menjalankan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab.
Dengan sikap tegas namun terukur, jaksa dan hakim menegaskan bahwa persidangan adalah forum resmi yang menuntut keseriusan, etika, dan kejujuran demi tegaknya keadilan.
