Mensos Dorong Kades Perbarui DTSEN Demi Bansos Tepat

Mensos Dorong Kades Perbarui DTSEN Demi Bansos Tepat

LayarNarasi.Com – Menteri Sosial (Mensos) kembali menegaskan pentingnya peran kepala desa dalam memperbarui Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Langkah ini nilai krusial untuk memastikan bantuan sosial atau bansos benar-benar tepat sasaran dan terima oleh masyarakat yang membutuhkan. Akurasi data menjadi kunci utama keberhasilan program perlindungan sosial pemerintah.

Selama ini, masih temukan berbagai permasalahan dalam penyaluran bansos, mulai dari penerima yang tidak layak hingga warga miskin yang justru terlewat. Mensos menilai sebagian besar persoalan tersebut bersumber dari data yang tidak perbarui secara berkala. Karena itu, kepala desa minta lebih aktif melakukan verifikasi dan validasi data warganya.

DTSEN sendiri menjadi basis utama penentuan penerima berbagai program bansos. Jika data tidak akurat, maka kebijakan yang ambil pun berpotensi meleset dari sasaran.

Peran Strategis Kepala Desa dalam Pemutakhiran DTSEN

Mensos menekankan bahwa kepala desa memiliki posisi strategis karena paling memahami kondisi sosial ekonomi warganya. Dengan keterlibatan langsung pemerintah desa, pembaruan DTSEN harapkan mencerminkan kondisi riil di lapangan, termasuk perubahan status ekonomi masyarakat.

Pemutakhiran data mencakup berbagai aspek, seperti kondisi pekerjaan, penghasilan, kepemilikan aset, hingga jumlah tanggungan keluarga. Warga yang sebelumnya tergolong miskin bisa saja sudah mandiri, sementara yang dulu mampu bisa jatuh miskin akibat faktor tertentu. Semua perubahan ini harus tercatat agar bansos tidak salah sasaran.

Selain itu, kepala desa juga minta melibatkan perangkat desa dan pendamping sosial dalam proses pendataan. Transparansi dan musyawarah dengan masyarakat nilai penting untuk mencegah kecemburuan sosial serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap program bansos.

Bansos Tepat Sasaran demi Keadilan Sosial

Akurasi DTSEN sangat menentukan keberhasilan bansos sebagai instrumen keadilan sosial. Dengan data yang mutakhir, pemerintah dapat menyalurkan bantuan kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan, seperti keluarga miskin ekstrem, lansia terlantar, dan penyandang disabilitas.

Mensos berharap pembaruan DTSEN tidak anggap sebagai beban administratif semata, melainkan bagian dari tanggung jawab moral untuk membantu warga kurang mampu. Bansos yang tepat sasaran tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga meningkatkan efektivitas anggaran negara.

Pemerintah pusat juga terus mendorong digitalisasi dan integrasi data untuk mempermudah proses pemutakhiran. Namun, teknologi tetap membutuhkan peran manusia di tingkat desa sebagai garda terdepan pendataan.

Dengan dorongan Mensos kepada para kepala desa untuk memperbarui DTSEN, diharapkan kualitas penyaluran bansos semakin membaik. Ketepatan sasaran bukan hanya soal angka, tetapi tentang memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan. Upaya ini menjadi langkah penting menuju sistem perlindungan sosial yang adil, transparan, dan berkelanjutan.