Jakarta, LayarNarasi.com – Penangkapan kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang lakukan seorang driver terhadap penumpang wanita kembali memasuki babak baru. Setelah pelaku utama ditangkap beberapa waktu lalu, polisi kini berhasil meringkus penyuplai sabu yang duga menjadi sumber pasokan narkotika yang konsumsi driver cabul tersebut sebelum menjalankan aksinya. Penangkapan pemasok ini membuka serangkaian fakta baru yang memberi gambaran lebih jelas tentang pola peredaran narkoba yang terhubung dengan tindakan kriminal lainnya.
🔎 Penangkapan Berawal dari Jejak Digital dan Pengakuan Pelaku
Menurut keterangan polisi, penyidikan mengarah kepada pemasok sabu setelah tim menemukan beberapa petunjuk dari:
- Riwayat komunikasi antara driver dan pemasok yang tersimpan di ponsel.
- Transaksi elektronik yang mencurigakan.
- Pengakuan pelaku utama, yang menyatakan bahwa dirinya menggunakan sabu sebelum melakukan tindak asusila kepada korban.
Dengan informasi tersebut, tim bergerak melakukan pelacakan hingga akhirnya penyuplai berhasil amankan di sebuah rumah kos yang duga kerap digunakan sebagai tempat transaksi.
💥 Fakta Baru: Driver Terbukti Konsumsi Sabu Sebelum Beraksi
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa:
- Driver mengaku mengonsumsi sabu untuk “meningkatkan stamina,” namun efeknya justru memicu tindakan agresif dan tak terkendali.
- Hubungan antara pelaku dan pemasok sudah berlangsung cukup lama.
- Sabu diduga menjadi faktor pemicu perubahan perilaku dan keberanian driver melakukan kejahatan.
Polisi menilai bahwa narkoba memiliki peran signifikan dalam eskalasi perilaku pelaku yang akhirnya berujung pada tindakan kekerasan seksual.
🔥 Penyuplai Sabu Beroperasi Sebagai Pengedar Kecil
Dari pemeriksaan awal, pemasok sabu yang tangkap bukan bagian dari jaringan besar, melainkan pengedar kecil yang beroperasi melalui:
- Sistem pesanan via aplikasi pesan instan
- Penjualan dalam jumlah kecil agar tidak mencolok
- Peredaran di kalangan pekerja malam, kurir, dan sopir sewaan
Selain itu, polisi juga menemukan barang bukti berupa paket sabu siap edar, timbangan digital, hingga catatan transaksi.
👮 Polisi Dalami Peran dan Jaringan Pemasok
Kasat Narkoba menyatakan bahwa penangkapan ini merupakan langkah penting untuk membuka jaringan yang lebih luas.
“Penangkapan pemasok ini adalah pintu masuk bagi kami untuk menelusuri rantai peredaran narkoba yang turut memicu kejahatan lainnya,” kata perwakilan penyidik.
Tim kini mendalami:
- Dari siapa pemasok mendapatkan sabu
- Apakah ada pelaku lain yang terlibat
- Keterkaitan antara peredaran sabu dan kasus kriminal lain di wilayah setempat
👩⚖️ Dua Kasus Berjalan Paralel: Narkoba & Kekerasan Seksual
Saat ini polisi menjalankan dua berkas perkara terpisah namun saling terkait:
- Kasus kekerasan seksual yang lakukan driver
- Kasus peredaran narkotika oleh pemasok sabu
Penanganan ganda ini lakukan untuk memastikan masing-masing pelaku mendapat hukuman sesuai perbuatannya.
🛡️ Peringatan untuk Publik
Kasus ini menjadi peringatan kuat bahwa peredaran narkoba tidak hanya berbahaya bagi kesehatan, tetapi juga dapat memicu kejahatan lain yang merugikan masyarakat. Polisi mengimbau:
- Masyarakat untuk waspada terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar
- Pengguna jasa transportasi untuk tetap berhati-hati
- Penyedia layanan transportasi lebih ketat dalam memantau perilaku mitra driver
Penangkapan penyuplai sabu ini membuka wajah baru kasus driver cabul yang mengejutkan publik. Fakta bahwa narkoba menjadi salah satu pemicu tindakan kriminal memperkuat urgensi pemberantasan peredaran narkotika dari berbagai lapisan. Polisi memastikan penyelidikan terus berlangsung hingga seluruh jaringan dan pelaku terkait berhasil diungkap.