Simak Cara Sebelum Membeli Mobil Bekas

Pembahasan terkait tips dan trik membeli mobil telah sisa sudah banyak menyebar di internet. Tapi mayoritas penuturannya terbatas pada pengujian kondisi fisik kendaraan, misalnya eksterior, interior, atau mesin.

Faktor itu patut menjadi perhatian jika konsumen ingin mendapat mobil telah sisa terbaik. Tapi tak berarti tidak ada hal lainnya harus dilihat.

Oleh karena itu, berikut Carmudi akan mengulas tips dan trik membeli mobil telah sisa yang sekiranya sedikit dipahami oleh konsumen terutamanya beberapa pemula.

Cara Tepat Membeli Mobil Bekas

1. Cek Status Kendaraan

Semua orang peluang sudah tahu satu diantaranya langkah penting membeli mobil telah sisa ialah yakinkan kecocokan data yang tertera di STNK, BPKB, dan kendaraan itu.

Masih berkaitan dengan dokumen, calon customer semestinya mencari informasi status kendaraan itu di kantor Samsat.

Tak berarti harus mendatanginya langsung, karena saat ini akses pada data kendaraan bisa ditelusuri lewat cara online hanya bermodal nomor polisi. Sudah pasti melalui web situs syah Samsat masing-masing daerah.

Blokir Jual

Status kendaraan yang biasa ada ialah blokir jual. Itu artinya pemilik awalannya melapor ke Samsat bila mobilnya telah dilepaskan. Motivasinya untuk menghindari pajak progresif saat akan memiliki mobil baru.

Kondisi seperti ini mempunyai makna mobil tidak dapat dibayarkan pajaknya kecuali pemilik yang baru kerjakan balik nama. Mobil dengan status blokir jual sebenarnya masih aman untuk dibeli. Dengan catatan konsumen sesegera kerjakan balik nama saat kendaraan sudah pada tangannya.

Blokir Tilang Elektronik

Status kendaraan lainnya yang juga bisa ada ialah blokir tilang elektronik untuk di sejumlah wilayah yang telah mengimplementasikannya.

BACA JUGA  Langkah Menjaga Rambut supaya Sehat dan Berkilau

Blokir tilang elektronik dapat terjadi jika sebuah mobil terekam kerjakan pelanggaran jalan raya, tapi pemilik tidak kerjakan klarifikasi pada surat pengakuan tilang.

Blokir Musnah

Type blokir ini sudah semestinya memantik waspada ekstra pada diri calon customer. Karena mempunyai makna mobil yang dicintai tercatat sebagai kendaraan musnah. Jangan sampai membeli mobil yang disebutkan hasil kejahatan kriminal.

2. Beli dari Pemilik Harga Lebih Murah

Ada banyak “sumber” untuk mendapat mobil telah sisa, diawali dari showroom, balai lelang, atau pemilik awalannya langsung. Masing-masing memiliki keuntungan dan kekurangan.

Buat mereka yang benar-benar mengutamakan harga bisa dicapai, semestinya konsentrasi mengincar mobil telah sisa yang ditawarkan langsung oleh pemilik awalannya. Rintangannya, dibutuhkan kesabaran bahkan tenaga karena terkadang harus ke situ ke sini.

Bagaimana dengan balai lelang? Opsi ini menjadi pilihan untuk mendapat mobil telah sisa murah. Walau itu artinya harus siap beradu harga dengan peserta lelang lainnya biasanya terkuasai barisan penjual atau showroom yang mencari “bahan” dagangan.

Mereka datang dengan modal makin kuat dan bisa jadi lebih pahami harga yang pantas untuk sebuah model mobil.

Di lain sisi, membeli mobil telah sisa dari showroom tetap menjadi pilihan. Kesempatan harga memang makin tinggi karena pihak penjual perlu mendapat keuntungan. Tapi di showroom konsumen akan ditaruh pada pilihan mobil yang luas.

3. Menggunakan Jasa Inspektor Profesional

Tidak semua orang ketahui keterkaitan kendaraan. Ini menjadi halangan tertentu ketika akan membeli mobil telah sisa. Ditambahkan lagi tidak ada kerabat atau keluarga yang dapat membantu.

Pada kondisi seperti ini jasa inspektor profesional yang berdikari dapat membantu. Mereka akan membantu calon customer kenali kondisi mobil melalui pengujian pada hampir semua segi kendaraan.

BACA JUGA  Inilah Tips Aman Sebelum Melakukan Traveling

Kekurangannya, konsumen harus keluar dana lebih buat biaya jasa inspeksi. Disamping itu, semestinya calon customer memberitahukan showroom atau penjual bila si dia akan datang bersama inspektor untuk menghindari kondisi yang canggung.